MENGOBATI BAYI PILEK

bayi pilek

Sistem daya tahan tubuh seorang bayi belum lah sempurna, bayi rentan mengalami beragam penyakit salah satunya penyakit pilek. Nah bagaimana cara mengobati bayi pilek?

Bayi pilek dapat ditandai dengan keluarnya cairan jernih di hidung atau biasa disebut sebagai ingus. Setelah beberapa minggu biasanya ingus berubah warna menjadi kuning atau kehijauan serta disertai dengan demam dan batuk.

Tindakan Yang Dapat Dilakukan Dirumah

Sebenarnya ketika bayi pilek, ingus yang di keluarkan merupakan cara untuk menyingkirkan kuman. Tetapi jika ingus yang keluar terlalu banyak dapat menyebabkan gangguan pernafasan pada bayi.

Beberapa cara meringankan bayi pilek yang dapat dilakukan bunda dirumah :

  1. Tempatkan bayi pada ruangan bersuhu normal atau dengan kata lain tanpa menggunakan AC.
  2. Jika pilek bayi sudah sangat mengganggu, encerkan lendirnya dengan air garam yang diteteskan ke ujung lubang hidung bayi. Lalu, gunakan alat penyedot ingus bayi untuk membersihkan hidung.
  3. Tepuk perlahan punggung bayi untuk membantu meringankan penapasannya yang tersumbat. Baringkan bayi dengan posisi tengkurap pada lutut atau biarkan bayi duduk di pangkuan dengan condong ke arah depan.
  4. Bersihkan cairan hidung atau lendir yang mengeras pada hidung bayi. Gunakan kapas yang dibasahi dengan air hangat.
  5. Anda dapat memberikan teh hangat untuk bayi yang berusia di atas 6 bulan. Hal ini dapat membantu meredakan hidung tersumbat.

Jangan Sembarang Memberikan Obat

Bayi pilek jika tidak mengganggu pola makan tidak lah terlalu perlu dicemaskan. hindari pemberihan obat bebas untuk bayi yang berumur dibawah 6 tahun, karena akan ber efek samping yang berbahaya.

Jika bayi pilek disertai dengan demam maka segera konsultasikan ke dokter kemungkinan memberikan paracetamol atau ibuprofen. Jangan berikan aspirin pada bayi karean resiko efek samping nya sangat berbahaya.

Kondisi yang Harus Diwaspadai

Meski pilek merupakan salah satu penyakit yang umum dialami bayi, namun ada beberapa kondisi yang membuat orang tua perlu waspada dan segera berkonsultasi dengan dokter, antara lain :

  • Pilek yang diiringi batuk dan demam lebih dari 39 derajat Celsius pada anak di bawah usia 3 bulan, atau demam mencapai lebih dari 40 derajat Celsius pada anak di atas 3 bulan.
  • Demam berlangsung lebih dari dua hari.
  • Mata berair atau muncul kotoran mata.
  • Batuk semakin parah atau diiringi napas yang cepat, terdengar bunyi mengi saat bayi bernapas.
  • Perubahan signifikan pada pola makan atau tidur, sering mengantuk atau rewel.
  • Bayi menangis saat menyusu sambil menggosok atau menarik telinga, dan menangis ketika diletakkan di tempat tidur.
  • Pilek tidak membaik setelah 7-10

Bayi dengan daya tahan tubuh yang belum sempurna, berisiko mengalami berbagai penyakit. Oleh karenanya, bayi pilek yang disertai dengan gejala-gejala berat, harus diwaspadai. Konsultasikan dengan dokter untuk penanganan yang sesuai dan aman bagi bayi.