Persiapan Dan Kesiapan Anak Masuk Sekolah

By | July 3, 2018

Liburan telah usai, saatnya si Kecil untuk masuk sekolah. Bagi sebagian anak yang telah terbiasa berangkat sekolah hal tersebut bisa menjadi kabar bahagia karena menandakan si Kecil akan bertemu dengan teman-temannya di sekolah dan bersiap belajar, bermain dan menceritakan pengalaman liburannya. Berbeda cerita jika si kecil baru akan memulai sekolah. Si Kecil akan bertemu dengan orang-orang baru dan beradaptasi dengan lingkungan barunya.

 

Related image

 

Kesiapan masuk sekolah lebih menitik-beratkan pada perkembangan anak. Apakah ia siap secara sosial, emosi, fisik, dan kognitif untuk berpartisipasi pada program harian sekolah yang terstruktur bersama anak lain dan siap untuk berinteraksi?

Cara terbaik untuk memutuskan apakah si Kecil siap masuk sekolah adalah dengan meluangkan waktu untuk berpikir tentang kemampuan anak dan berbicara pada orang lain yang juga mengenalnya, seperti pasangan, dokter anak, kakek neneknya, maupun pengasuh anak.

Beberapa pertanyaan berikut akan membantu Bunda untuk mengetahui faktor paling penting dalam kesiapan anak masuk sekolah, seperti :

  1. Apakah anak dirawat orang lain selain Bunda?

Bila anak dirawat oleh pengasuh akan lebih baik siap terpisah dari orang tua saat bersekolah nantinya. Anak yang terbiasa terpisah dari orang tuanya biasanya tidak bermasalah ketika masuk sekolah. Bila selama ini Bunda mengasuh si Kecil sendiri, Bunda bisa mencoba menjadwalkan si Kecil untuk terpisah selama seminggu dengan membuatnya menginap di rumah kakek neneknya. Bantulah si Kecil untuk  menyesuaikan diri agar percaya diri untuk masuk sekolah sendiri.

  1. Apakah si kecil cukup mandiri?

Apakah selama ini si Kecil cukup mandiri dalam kesehariannya mencuci tangan setelah melukis, makan tanpa bantuan, dan tidur sendiri. Hal tersebut menunjukkan bahwa si Kecil cukup mandiri dan siap untuk masuk sekolah.

  1. Apakah ia terbiasa dengan jadwal yang teratur?

Saat sekolah biasanya memiliki rutinitas yang teratur, seperti kegiatan melingkar, bermain, makan cemilan, hingga makan siang sesuai jam yang ditentukan.

Jadi bila buah hati tidak memiliki jadwal kegiatan harian yang teratur, ada baiknya membuat standar untuk kegiatan hariannya sebelum ia masuk sekolah. Mulailah dengan jadwal makan siang tidur siang, menawarkan makanan pada waktu yang teratur. Anda bisa juga rencanakan bermain di taman pada tiap sore hari, dan disiplin dengan rutinitas menjelang waktu tidur seperti membacakan buku cerita.

  1. Apakah anak bisa menyelesaikan tugas sendiri?

Di sekolah anak akan memiliki banyak kegiatan yang membutuhkan konsentrasi dan kemampuan untuk fokus pada tugas individu. Bila di rumah anak suka menggambar atau bermain puzzle serta melakukan aktivitas lain sendiri, berarti ia sudah bisa masuk sekolah..

  1. Apakah stamina fisik anak siap untuk masuk sekolah?

Aktivitas sekolah bisa memakan waktu setengah hari atau sehari penuh, keduanya membuat anak sibuk. Ada kegiatan seni yang perlu diikuti, kunjungan ke berbagai tempat, dan area bermain untuk dieksplorasi. Bunda bisa membantu membangun stamina anak dengan memastikan ia mendapat tidur yang cukup di malam hari.

  1. Apakah Bunda telah memilih sekolah yang tepat?

Saat memilih sekolah akan lebih baik jika Bunda melakukan kunjungan ke sekolah untuk melihat aktivitas kelas dan bertemu dengan guru-gurunya untuk mendapat gambaran tentang keterlibatan orangtua serta lingkungan belajar anak.

Kesiapan sekolah juga perlu dipertimbangkan ya Bun. Orangtua  perlu memikirkan kondisi tertentu seperti kebutuhan khusus berupa penyakit atau keterbatasan lain yang bisa mempengaruhi emosi anak ketika mulai sekolah. Ketika anak atau keluarga memiliki kebutuhan khusus, penting untuk memastikan pihak sekolah bisa memfasilitasinya dan mendukung kebutuhan anak saat masuk sekolah.

Agar si Kecil tumbuh sehat dan daya tubuhnya baik, jangan lupa saat usianya menginjak satu tahun berikan Vitabumin. Vitabumin adalah vitamin anak yang terbuat dari madu, ikan gabus & temulawak

Komposisi Vitabumin:
💟 Madu => Menaikkan daya tahan tubuh, menaikkan nafsu makan, menyembuhkan penyakit langganan anak seperti demam, batuk pilek, sariawan.
💟 Temulawak => meningkatkan nafsu makan, memperbaiki pencernaan, menaikkan berat badan
💟 Ekstrak ikan gabus => membantu penyerapan nutrisi, mencerdaskan otak anak, meregenerasi sel sehingga baik digunakan untuk terapi flek paru.

INFORMASI & PEMESANAN LANGSUNG KE CS KIKI WA 0811-273-5511 klik http://bit.ly/wacs-kiki

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *