KENAPA BAYI SERING CEGUKAN?

cegukan bayi

Bayi sering cegukan setelah minum asi? Bayi yang masih berumur 0-3 bulan memang sering mengalami cegukan setelah minum asi, jadi sebagai orang tua tidak perlu terlalu khawatir ketika si bayi mengalami cegukan.

Bayi sering cegukan sebenarnya adalah hal yang wajar saja dan tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Cegukan itu sendiri adalah kontraksi yang kuat atau kejang pada diafragma yang disebabkan oleh iritasi atau stimulasi otot. Semua orang, tua dan muda, dapat mengalami cegukan, bahkan bayi yang masih di dalam kandungan. Tidak ada cara yang terbukti secara ilmiah dapat menghentikan cegukan. Seperti mengejutkan bayi Anda, menarik lidahnya, atau memberikan obat-obatan tradisional.

Berikut Beberapa Cara Untuk Mencegah Terjadinya Cegukan Pada Bayi

  • Jangan memberikan makan terlalu banyak

Overfeeding adalah penyebab umum dari cegukan. Jika perut mengalami distensi terlalu cepat atau menjadi terlalu penuh, ini dapat memicu otot diafragma menjadi kejang,” kata Dr. William Sears.

Untuk ibu menyusui, buatlah bayi sendawa ditengah menyusui, biasanya bisa dilakukan saat berganti payudara.

  •  Pastikan bayi tidak menelan terlalu banyak udara saat menyusu

Menelan terlalu banyak udara saat menyusu juga dapat menyebabkan bayi sering cegukan. Dr Sears menyarankan ibu menyusui memperbaiki teknik latch-onatau pelekatan mereka.

“Pastikan bibir bayi Anda terbuka lebar dan menutupi seluruh bagian areola Anda, bukan hanya puting,” katanya. Tanda bahwa bayi Anda mungkin menelan terlalu banyak udara atau makan terlalu cepat adalah jika Anda mendengar suara tegukan yang terlalu cepat.

Bayi yang minum susu botol bisa menelan terlalu banyak udara juga jika botol mereka tidak diposisikan dengan benar. botol bayi Anda harus miring pada sudut 45 derajat sehingga udara naik ke bagian bawah botol, kata Dr Sears.

  • Jangan memberi makan bayi dengan posisi berbaring

 

Untuk mencegah udara menetap di perut bayi Anda, Dr. Sears menyarankan mendudukkan bayi di pangkuan Anda selama menyusui pada sudut 30- sampai 45- derajat.

Setelah itu, biarkan ia duduk tegak (dengan menyender pada tubuh orangtua) setidaknya selama dua puluh menit.

Hal ini akan menyebabkan udara apapun untuk naik ke atas perutnya dan akan membuatnya mudah untuk bersendawa.

Dalam beberapa kasus, cegukan bayi disebabkan oleh gas troesophageal reflux (GER), kondisi sementara di mana bayi memuntahkan apa yang ada di perutnya, menyebabkan rasa sakit dan cegukan.

“Petunjuk lain bahwa bayi Anda menderita refluks adalah sering bangun malam dengan menangis, sakit perut setelah makan dan muntah-muntah,” kata Dr Sears. Jika Anda menduga hal ini terjadi pada bayi Anda, konsultasilah dengan dokter.

Jadi bunda jangan terlalu cemas jika bayi sering cegukan ya bunda, karena itu normal terjadi kepada bayi.